Wakil Ketua MPR Berharap Indonesia-UEA Perkuat Hubungan Ekonomi dan Investasi

Wakil Ketua MPR Berharap Indonesia-UEA Perkuat Hubungan Ekonomi dan Investasi

Wakil Ketua MPR, Eddy Soeparno, mengungkapkan tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Indonesia dengan Uni Emirat Arab (UEA). Ini karena hubungan diplomatik antara kedua negara telah berlangsung selama 50 tahun.

Eddy berharap Indonesia dan UEA dapat mendorong peningkatan berbagai inisiatif kerja sama, terutama di bidang ekonomi dan investasi. “Kami berharap hubungan yang sudah erat ini semakin ditingkatkan, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi bersama,” ujarnya, Kamis, 16 April 2026.

Menurut Eddy, salah satu bentuk konkret kerja sama tersebut adalah pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Cirata. Pengerjaan PLTS berkapasitas 145 Mega Watt yang digarap oleh perusahaan energi asal UEA, Masdar.

“Proyek ini direncanakan akan terus dikembangkan,” ucap politisi PAN tersebut. “Ini merupakan dari komitmen kedua negara dalam transisi energi bersih.”

Eddy mengatakan Duta Besar (Dubes) UEA untuk Indonesia, Abdulla Salem Al-Dhaheri, sebelumnya melakukan pertemuan dengan pimpinan MPR. “Kami menindaklanjuti berbagai pembahasan kerja sama ekonomi, termasuk pengembangan energi terbarukan antara Indonesia dan UEA,” ujarnya.

Menurut Eddy, Dubes UEA juga menyampaikan dukungan penuh terhadap berbagai inisiatif yang telah dijalin kedua negara. “Kami berharap program kerja sama strategis ini daopat segera terealisasi,” ujarnya.