Mataram — Jasa Raharja Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat turut melaksanakan kegiatan operasi gabungan bersama Tim Pembina Samsat Mataram sebagai upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor serta SWDKLLJ pada hari Senin (27/04/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di sejumlah titik strategis di wilayah Kota Mataram dengan melibatkan mitra terkait.
Operasi gabungan tersebut dilaksanakan bersama Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda), Kepolisian, serta mitra Samsat lainnya. Dalam kegiatan ini, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan administrasi kendaraan, termasuk masa berlaku pajak kendaraan dan kontribusi SWDKLLJ yang menjadi bagian penting dalam perlindungan dasar bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, petugas memberikan edukasi secara langsung kepada pengendara mengenai pentingnya taat membayar pajak kendaraan tepat waktu. Selain sebagai kewajiban, pembayaran SWDKLLJ juga merupakan bentuk perlindungan bagi masyarakat apabila terjadi risiko kecelakaan lalu lintas di jalan raya.
Petugas di lapangan juga mengimbau masyarakat agar selalu memastikan dokumen kendaraan dalam kondisi aktif dan lengkap. Dengan kepatuhan administrasi kendaraan, masyarakat turut berkontribusi dalam mendukung tertib berlalu lintas dan keselamatan berkendara.
Kepala Jasa Raharja Kanwil NTB menyampaikan bahwa operasi gabungan ini merupakan langkah sinergis bersama mitra untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban administrasi kendaraan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana sosialisasi mengenai peran Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan kepada korban kecelakaan lalu lintas.
Masyarakat yang ditemukan memiliki tunggakan pajak kendaraan juga diberikan informasi terkait program maupun layanan yang dapat mempermudah proses pembayaran. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan tingkat kepatuhan serta mendorong optimalisasi penerimaan daerah.
Jasa Raharja Kanwil NTB berkomitmen untuk terus bersinergi dengan seluruh mitra terkait dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Melalui operasi gabungan ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk selalu tertib administrasi kendaraan demi terciptanya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di wilayah Nusa Tenggara Barat.















