KEEROM – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Papua terus memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan dalam upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas. Hal tersebut diwujudkan melalui kehadiran dalam Forum Komunikasi Keselamatan Berlalu Lintas (FKLL) yang diselenggarakan di Polres Keerom.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Papua, Herman Haurissa, S.E., M.M., diwakili oleh Petugas Jasa Raharja Samsat Keerom, Lohiro Gresya Samai, yang turut hadir bersama unsur Kepolisian, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya.
Forum komunikasi tersebut dibuka secara resmi oleh Kasi Laka Ditlantas Polda Papua, Kompol Lamasi, S.I.P., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menciptakan sistem transportasi yang aman, tertib, dan berkeselamatan. Menurutnya, penanganan permasalahan lalu lintas tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan memerlukan kolaborasi aktif dari seluruh stakeholder.
Dalam kesempatan tersebut, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Papua memaparkan peran dan fungsi Jasa Raharja sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diberikan amanah berdasarkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang dan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Selain memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja juga terus mengedepankan berbagai program pencegahan kecelakaan melalui edukasi, sosialisasi, Forum Keselamatan Lalu Lintas (FKLL), Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), Mobil Unit Keselamatan Lalu Lintas (MUKL), serta berbagai program kolaboratif bersama stakeholder.
Usai pelaksanaan forum, kegiatan dilanjutkan dengan survei lapangan dan peninjauan langsung ke sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Keerom. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Ditlantas Polda Papua, Satuan Lalu Lintas Polres Keerom, dan PT Jasa Raharja sebagai tindak lanjut dari hasil pembahasan forum.
Dalam peninjauan tersebut, tim melakukan identifikasi terhadap kondisi infrastruktur jalan, kelengkapan rambu lalu lintas, marka jalan, penerangan jalan, hingga potensi bahaya yang dapat menjadi penyebab terjadinya kecelakaan. Hasil survei lapangan ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi bersama untuk menyusun rekomendasi perbaikan kepada instansi yang berwenang.
Menurut PT Jasa Raharja, kegiatan survei lapangan merupakan langkah penting agar upaya peningkatan keselamatan lalu lintas tidak hanya berhenti pada forum diskusi, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata di lapangan. Dengan mengetahui kondisi aktual di lokasi rawan kecelakaan, setiap instansi dapat mengambil langkah yang tepat sesuai kewenangannya, baik dari sisi rekayasa lalu lintas, penyediaan sarana dan prasarana, maupun edukasi kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Papua menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas. Diharapkan, kolaborasi yang berkelanjutan ini mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Keerom serta mewujudkan jalan yang lebih aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan.















