Kulon Progo – Dalam rangka memastikan kelancaran pelayanan serta percepatan proses penyelesaian klaim korban kecelakaan lalu lintas, PT Jasa Raharja melalui petugas Samsat Kulon Progo melaksanakan kegiatan Monitoring Guarantee Letter (GL) dan Penagihan Klaim Overbooking di RS Queen Latifa Kulon Progo pada Jumat (12/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di ruang administrasi RS Queen Latifa Kulon Progo tersebut dihadiri oleh Erni selaku PIC RS Queen Latifa Kulon Progo, Galih Tanugraha Saputra selaku Staf Administrasi Tingkat I Samsat Kulon Progo, serta Aryo W. Kusuma selaku Penanggung Jawab Administrasi Tingkat I Samsat Kulon Progo.
Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan penagihan sekaligus pengiriman berkas klaim overbooking yang masih dalam proses penyelesaian. Selain itu, kegiatan juga dimanfaatkan sebagai sarana koordinasi dan evaluasi terkait berbagai kendala teknis yang ditemui dalam pemanfaatan sistem JR Care sebagai pendukung pelayanan korban kecelakaan lalu lintas.
Dalam pelaksanaannya, petugas Jasa Raharja bersama pihak rumah sakit melakukan pembahasan terkait progres penyelesaian berkas klaim, validasi dokumen pendukung, serta langkah-langkah percepatan administrasi agar proses pembayaran klaim dapat berjalan secara efektif dan tepat waktu.
Selain monitoring administrasi, kedua belah pihak juga melakukan sharing session mengenai berbagai kendala teknis yang masih dihadapi dalam penggunaan aplikasi JR Care. Melalui koordinasi tersebut, diharapkan dapat ditemukan solusi yang tepat guna meningkatkan kualitas pelayanan dan memperlancar proses penjaminan biaya perawatan korban kecelakaan lalu lintas.
Petugas Jasa Raharja menyampaikan bahwa sinergi yang baik antara Jasa Raharja dan rumah sakit merupakan faktor penting dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya korban kecelakaan lalu lintas yang membutuhkan penanganan cepat dan kepastian jaminan biaya perawatan.
“Koordinasi dan monitoring secara berkala menjadi bagian dari komitmen Jasa Raharja untuk memastikan seluruh proses pelayanan berjalan optimal. Dengan komunikasi yang baik bersama rumah sakit mitra, berbagai kendala teknis dapat segera ditindaklanjuti sehingga pelayanan kepada korban kecelakaan dapat diberikan secara cepat, tepat, dan akuntabel,” ujar petugas.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Jasa Raharja berharap hubungan kerja sama dengan rumah sakit mitra semakin kuat serta mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Langkah tersebut sejalan dengan komitmen Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar yang cepat, mudah, dan terpercaya bagi korban kecelakaan lalu lintas.















