Jakarta – Direktur Utama Indonesia Air Transport, Adi Triwibowo, memberikan klarifikasi resmi mengenai jumlah kru pesawat ATR 42-500 dengan nomor registrasi PK-THT yang hilang kontak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Berdasarkan manifes resmi pada Sabtu malam, ditegaskan bahwa terdapat tujuh orang kru yang berada di dalam pesawat tersebut, termasuk pilot Kapten Andy Dahananto. Penjelasan ini sekaligus membantah informasi sebelumnya yang sempat menyebutkan adanya delapan orang kru dalam penerbangan tersebut.
Pihak maskapai telah mengirimkan tim ke Makassar untuk mendukung proses pencarian di lapangan dan berkoordinasi secara intensif dengan Basarnas, KNKT, serta Kementerian Perhubungan. Selain tujuh kru pesawat, terkonfirmasi pula adanya tiga penumpang yang merupakan pegawai dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Ketiganya adalah Feri Irawan, Deden Mulyana, dan Yoga Naufal yang sedang menjalankan tugas pengawasan sumber daya kelautan melalui misi survei udara.
Indonesia Air Transport menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden ini dan kini sedang menunggu hasil investigasi lebih lanjut dari instansi berwenang. Fokus utama saat ini adalah memastikan keakuratan data manifes untuk membantu proses pendataan dan pencarian korban oleh tim penyelamat. Seluruh pihak berharap proses koordinasi di lapangan dapat berjalan lancar demi mempercepat penemuan titik koordinat pesawat tersebut. Dikutip dari RRI.co.id















