Jakarta – Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni Lumbantoruan, memastikan pasokan BBM di wilayahnya sudah pulih pasca banjir dan longsor. Pantauan di sejumlah SPBU menunjukkan antrian panjang kendaraan sudah tidak terjadi lagi.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak Pertamina agar distribusi BBM dan LPG normal kembali. Selain itu, kami sudah mengeluarkan surat edaran yang membatasi pembelian BBM berlebihan sampai 23 Desember 2025,” ujar Deni.
Surat edaran tersebut diatur sebagai berikut:
- Kendaraan roda dua: maksimal 3 liter
- Kendaraan roda empat: maksimal 20 liter
- Kendaraan roda enam: maksimal 30 liter
- Pembelian dengan jerigen: dilarang
Deni juga memastikan pasokan LPG mulai stabil. “LPG 3 kg dan 12 kg sudah tersedia, masyarakat tidak perlu mengantri lagi,” katanya.
Ia menghimbau warga untuk tidak melakukan panic buying dan membeli BBM serta LPG sesuai kebutuhan agar tidak memicu kelangkaan dan kenaikan harga.
Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga menyatakan pasokan energi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat telah normal. Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyampaikan operasional 19 terminal BBM di Sumatra bagian utara sudah pulih, meski beberapa titik seperti Aceh dan Sibolga masih terhambat akibat akses jalan terputus.
Dengan pemulihan ini, masyarakat Tapanuli Utara dapat memperoleh BBM dan LPG secara normal. Dikutip dari RRI.co.id















