Jakarta – Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan bahwa Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih diproyeksikan menjadi ekosistem ekonomi baru sekaligus etalase bagi produk lokal unggulan. Melalui wadah usaha bersama ini, seluruh potensi ekonomi desa akan diintegrasikan dan dikelola secara profesional untuk meningkatkan perputaran uang di tingkat akar rumput. Pemerintah daerah diharapkan segera mengidentifikasi potensi desa masing-masing agar dapat didorong menjadi pusat produksi nasional.
Kementerian Koperasi berkomitmen mendukung inisiatif ini melalui berbagai fasilitasi, mulai dari pembiayaan melalui LPDB Koperasi hingga program inkubasi bagi pelaku usaha desa. Selain dukungan modal, pemerintah juga akan menyediakan infrastruktur fisik berupa pembangunan gerai, penyediaan barang dagangan, serta kendaraan logistik untuk mempermudah distribusi antardesa. Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden agar masyarakat berperan aktif sebagai pelaku ekonomi dan bukan sekadar penerima manfaat.
Provinsi Jambi ditunjuk sebagai salah satu daerah percontohan dalam pengembangan program ini. Gubernur Jambi melaporkan bahwa Kopdes Merah Putih di wilayahnya telah menunjukkan hasil positif dengan mengelola bisnis pupuk hingga sembako yang menguntungkan masyarakat. Kehadiran koperasi ini juga dinilai strategis dalam menjaga stabilitas harga produk dan membantu pengendalian inflasi di tingkat daerah maupun nasional. Dikutip dari RRI.co.id















