Kerja di Ruangan AC Seharian? Lakukan Ini Agar Metabolisme Tubuh Tidak Terganggu

Kerja di Ruangan AC Seharian? Lakukan Ini Agar Metabolisme Tubuh Tidak Terganggu

JAKARTA – Konsultan penyakit dalam dari Rela Hospital Chennai, Dr. Melissa Sathyan, memperingatkan bahwa paparan udara berpendingin ruangan (AC) yang berkepanjangan dapat mengganggu sistem metabolisme tubuh. Fenomena ini terjadi karena tubuh kehilangan kemampuan alami untuk mengatur suhu atau termoregulasi akibat ketergantungan pada pendinginan buatan. Saat berada di lingkungan yang terus-menerus dingin, tubuh cenderung membakar lebih sedikit kalori untuk menjaga suhu internal, yang jika dikombinasikan dengan gaya hidup sedentari, berisiko tinggi menyebabkan penumpukan lemak dan melambatnya metabolisme.

Selain masalah pembakaran kalori, kualitas udara di dalam ruangan ber-AC seringkali buruk karena kelembapan yang rendah dan sirkulasi udara yang terus berulang. Kondisi ini dapat memicu dehidrasi karena udara kering menarik kelembapan dari tubuh, yang berujung pada gejala kelelahan kronis, sakit kepala, hingga penurunan fungsi kognitif atau fokus mental. Dr. Melissa menjelaskan bahwa rasa nyaman di ruangan dingin sering kali membuat seseorang enggan bergerak, sehingga aktivitas fisik menurun drastis dan memperparah kondisi kesehatan jangka panjang.

Untuk meminimalisir risiko tersebut, masyarakat disarankan untuk tetap aktif bergerak dan menjaga hidrasi dengan rutin mengonsumsi air putih. Para ahli merekomendasikan untuk mengambil jeda setiap satu jam guna melakukan peregangan, menghirup udara segar alami di luar ruangan, serta menghindari pengaturan suhu AC yang terlalu rendah. Meskipun AC tidak berbahaya secara langsung, keseimbangan antara paparan suhu buatan dan aktivitas fisik sangat krusial untuk menjaga tingkat energi serta kesehatan metabolisme tubuh agar tetap optimal. Dikutip dari Antaranews.com