Jakarta – Presiden Prabowo Subianto melantik Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Kamis, 15 Oktober 2026. Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Kristomei menggantikan Letjen TNI Suharyanto untuk memimpin lembaga yang bertanggung jawab dalam penanggulangan bencana di Indonesia. Prosesi pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) terkait pergantian pejabat.
Dalam prosesi tersebut, Presiden Prabowo memandu Kristomei Sianturi mengucapkan sumpah jabatan. Kristomei berjanji setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta menjalankan peraturan perundang-undangan dengan sebaik-baiknya demi bangsa dan negara. Ia juga berkomitmen menjunjung tinggi etika jabatan dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Pengucapan sumpah ini menjadi bagian penting dari rangkaian pelantikan Kepala BNPB yang digelar di Istana Kepresidenan.
Sebelum dilantik sebagai Kepala BNPB, Kristomei Sianturi menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/Radin Inten di Lampung. Ia juga pernah mengemban tugas sebagai Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI. Dengan pelantikan ini, Kristomei resmi menggantikan Suharyanto untuk memimpin BNPB, termasuk menjalankan peran strategis dalam koordinasi penanggulangan bencana di Indonesia. Kepemimpinan BNPB menjadi salah satu unsur penting dalam upaya mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan pascabencana. Dikutip dari rri.co.id















