Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Jumat dibuka menguat 22,48 poin atau 0,35 persen ke posisi 6.524,07. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turut mengekor dengan naik 2,62 poin atau 0,41 persen ke posisi 641,36 di tengah pelaku pasar yang aktif mencermati dinamika sentimen domestik maupun global.
Dari dalam negeri, sentimen positif datang dari rencana BEI yang akan mengubah batas minimum harga saham di pasar reguler dan tunai menjadi Rp1, menyesuaikan klasifikasi auto rejection, serta menghapus beberapa kriteria Papan Pemantauan Khusus mulai September 2026 mendatang. Namun, laju indeks domestik tetap dibayangi oleh pergerakan bursa global yang mayoritas melemah, seperti Wall Street dan bursa regional Asia.
Selain faktor regional, pasar global juga merespons kenaikan yield US-Treasury serta rencana penguatan sanksi berat terhadap Iran yang mendongkrak harga minyak mentah dunia. Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menilai bahwa jika IHSG mampu bertahan di atas level moving average (MA100), indeks berpeluang menguji level 6.600 hingga menutup gap di 6.700, meski investor tetap harus mewaspadai sentimen negatif eksternal menjelang akhir pekan. Dikutip dari Antaranews.com















