Bikin Heboh! Malaysia Klaim Internet Termurah, Berikut Perbandingan Tarif Data Seluler di Asia Tenggara

Bikin Heboh! Malaysia Klaim Internet Termurah, Berikut Perbandingan Tarif Data Seluler di Asia Tenggara

JAKARTA – Malaysia kembali mencuri perhatian di dunia digital. Setelah sebelumnya paspor Malaysia diklaim sebagai salah satu yang terkuat, kini negara Jiran tersebut membuat klaim viral yang menghebohkan: Malaysia adalah negara dengan tarif internet termurah di dunia.

Klaim mengejutkan ini disampaikan oleh Menteri Komunikasi Malaysia, Datuk Fahmi Fadzil, saat memimpin delegasi ke Konferensi Pengembangan Telekomunikasi Dunia 2025 (WTC-25) di Baku, Azerbaijan.

Malaysia Klaim Tarif Internet Hanya Rp80 per Gigabyte

Menteri Fahmi Fadzil menyatakan bahwa Malaysia kini memiliki salah satu tarif internet per gigabyte yang paling murah secara global. Capaian ini diklaim mencerminkan upaya pemerintah dalam memastikan konektivitas digital yang terjangkau dan inklusif bagi seluruh masyarakat.

“Kami adalah salah satu dari 10 negara di mana (tarif internet) per gigabyte biayanya sekitar 2 sen,” ujar Fahmi, dikutip dari Malay Mail, Senin (17/11/2025).

Sebagai informasi, nilai 2 sen Malaysia (0,02 Ringgit) setara dengan kurang lebih Rp80,63 per kurs pada hari Senin (17/11/2025).

Jaringan 5G Tercepat di Asia Pasifik

Selain tarif yang super murah, Malaysia juga mengklaim telah meluncurkan jaringan 5G yang sangat cepat. Hasilnya, negara tersebut kini disebut memiliki jaringan 5G tercepat di Asia Tenggara dan tercepat kedua di kawasan Asia-Pasifik, hanya kalah dari Korea Selatan.

Fahmi menambahkan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari konsensus yang dicapai antara perusahaan telekomunikasi di Malaysia.

Perbandingan Tarif Internet: Indonesia Jauh Lebih Mahal?

Klaim internet termurah dari Malaysia ini otomatis memunculkan perbandingan dengan negara tetangga, khususnya Indonesia.

Mengacu pada laporan terbaru dari We Are Social, tarif internet di Indonesia tercatat berada di angka 0,41 dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp6.800 per gigabyte (GB). Nilai ini disebut jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan klaim tarif Malaysia yang hanya sekitar Rp80 per GB.

Mahalnya tarif internet ini menempatkan Indonesia di posisi ke-12 sebagai negara dengan tarif internet termahal di dunia. Sebagai perbandingan, negara dengan tarif internet termahal secara global adalah Uni Emirat Arab (UEA), yang mencapai Rp71.500 per gigabyte. Dikutip dari Inews.id