Jakarta – PT KAI Commuter Indonesia menegaskan bahwa hingga saat ini tarif tiket KRL tidak mengalami kenaikan. Vice President Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyatakan bahwa kebijakan harga sepenuhnya berada di tangan Pemerintah sebagai regulator. Dalam pertemuan media di Stasiun Juanda, Senin (20/4), ia menekankan bahwa perusahaan tetap mengikuti ketetapan tarif yang ada sembari terus berkomunikasi dengan otoritas terkait mengenai pengembangan layanan transportasi publik di masa depan.
Selain fokus pada kestabilan harga, KAI Commuter tengah melakukan pembenahan infrastruktur besar-besaran, salah satunya adalah perpanjangan peron di Stasiun Bogor. Proyek yang dimulai sejak 15 April lalu ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sirkulasi penumpang guna mencegah kepadatan berlebih, terutama saat jam sibuk (peak hours). Untuk menjaga kenyamanan pengguna selama masa perbaikan, pihak manajemen telah merampungkan pemasangan kanopi tambahan dan fasilitas penerangan di area jalur pejalan kaki sementara di Stasiun Bogor.
Di sisi lain, manajemen juga memberikan perhatian khusus pada kelancaran alur penumpang di Stasiun Duri, Jakarta. Public Relations Manager KAI Commuter, Leza Arlan, menjelaskan bahwa unit operasional terus memastikan keselamatan pelanggan di peron melalui pengaturan arus yang ketat. KAI Commuter berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) sebagai penanggung jawab prasarana fisik guna memberikan informasi terbaru terkait pengembangan stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta kepada masyarakat luas. Dikutip dari RRI.co.id















