TERNATE – Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang signifikan pada Jumat (3/4/2026). Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono melaporkan terjadinya erupsi pada pukul 11:06 WIT dengan tinggi kolom abu mencapai 1.500 meter di atas puncak. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal yang condong mengarah ke sektor barat laut.
Petugas PGA Dukono, Bambang Sugiono, menyatakan bahwa erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 milimeter dan durasi sekitar 82,26 detik. Aktivitas ini merupakan peningkatan dari kondisi pada Jumat pagi, di mana gunung api tersebut sebelumnya sempat menyemburkan asap putih kelabu setinggi 900 meter. Saat ini, status Gunung Dukono masih bertahan pada Level II (Waspada), mengingat fluktuasi aktivitas vulkanik yang masih terus terjadi secara periodik.
Menanggapi situasi tersebut, masyarakat dan wisatawan dilarang melakukan aktivitas atau mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius empat kilometer. Karena sebaran abu vulkanik sangat bergantung pada arah dan kecepatan angin, warga di sekitar lereng Gunung Dukono diimbau untuk selalu menyiapkan masker penutup hidung dan mulut. Langkah antisipasi ini penting untuk menghindari risiko gangguan pernapasan akibat paparan abu vulkanik yang bisa menyebar sewaktu-waktu. Dikutip dari Antaranews.com















