Operasional Perdana RDMP Lawe-lawe: Tampung 320.000 Barel Minyak Mentah Pertama

Operasional Perdana RDMP Lawe-lawe: Tampung 320.000 Barel Minyak Mentah Pertama

Proyek strategis nasional refinery development master plan balikpapan telah memulai operasional perdana terminal minyak mentah di lawe lawe penajam paser utara kalimantan timur. Pengisian pertama ini melibatkan sebanyak tiga ratus dua puluh ribu barel minyak mentah dari total kapasitas terminal yang mencapai satu juta barel. Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam upaya pemerintah meningkatkan kapasitas kilang dan memperkuat ketahanan energi nasional melalui infrastruktur yang lebih modern dan efisien.

Proses pengisian dilakukan menggunakan kapal tanker raksasa yang bersandar di fasilitas single point mooring di selat makassar selama beberapa hari pada akhir desember dua ribu dua puluh lima. Minyak mentah tersebut dialirkan menuju terminal melalui jaringan pipa bawah laut berdiameter besar dengan kecepatan alir mencapai delapan ribu barel per jam. Seluruh rangkaian proses teknis mulai dari sandar kapal hingga pengujian sistem pipa telah berhasil dilaksanakan dengan pengawasan ketat dari berbagai unit kerja terkait di pertamina.

Direktur utama pt kilang pertamina balikpapan menyatakan bahwa capaian ini menunjukkan kesiapan fasilitas baru dalam menangani pasokan minyak skala besar secara aman dan berkelanjutan. Selain aspek teknis operasional tersebut juga dirangkaikan dengan kegiatan sosial berupa penyaluran bantuan kepada masyarakat di sekitar wilayah proyek. Infrastruktur canggih ini diharapkan mampu menjamin stabilitas pasokan bahan baku kilang guna mendukung pemenuhan kebutuhan energi masyarakat indonesia di masa depan. Dikutip dari Antaranews.com