Penerbangan di Bandara Supadio Kalbar Terganggu Akibat Kabut Asap

Penerbangan di Bandara Supadio Kalbar Terganggu Akibat Kabut Asap

Pontianak – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali memicu gangguan operasional di Bandara Internasional Supadio Pontianak, Kalimantan Barat. Penurunan jarak pandang hingga di bawah 1.000 meter menyebabkan enam jadwal penerbangan penting mengalami keterlambatan (delayed) hingga pengalihan rute (divert) pada Jumat. General Manager Bandara Internasional Supadio, Maya Damayanti, merinci bahwa lima penerbangan keberangkatan rute Pontianak menuju Surabaya, Ketapang, dan Jakarta tertunda, sementara satu penerbangan kedatangan dari Jakarta terpaksa dialihkan ke Bandara Hang Nadim Batam demi alasan keamanan.

Gangguan ini menambah catatan dampak buruk karhutla di Kalimantan Barat, mengingat sebelumnya belasan penerbangan juga sempat mengalami penundaan sepanjang 18–20 Agustus 2026. Pihak PT Angkasa Pura Indonesia bersama BMKG, AirNav, maskapai, dan instansi terkait terus memperketat koordinasi serta memantau kondisi cuaca secara real-time. Keselamatan penumpang ditegaskan menjadi prioritas utama di tengah kondisi jarak pandang yang fluktuatif akibat kabut asap di sekitar wilayah bandara.

Mengantisipasi potensi penundaan lanjutan, PT Angkasa Pura Indonesia mengimbau kepada seluruh calon penumpang—khususnya yang memiliki jadwal penerbangan pagi—untuk secara berkala memantau informasi resmi dari maskapai masing-masing. Langkah proaktif ini diperlukan agar para pelaku perjalanan dapat mengantisipasi perubahan jadwal penerbangan secara cepat di tengah situasi cuaca dan kabut asap yang masih berpotensi mengganggu standar kelayakan operasional bandara. Dikutip dari Antaranews.com